Penyusunan Soal Asesmen Sumatif Akhir Tahun Sekolah Dasar

Asesmen sumatif pada jenjang pendidikan dasar dan menengah bertujuan untuk menilai pencapaian hasil belajar murid sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Asesmen sumatif menjadi bagian dari perhitungan penilaian di akhir semester, akhir tahun ajaran, dan/atau akhir jenjang.

Pelaksanaan asesmen diserahkan kepada satuan pendidikan. Untuk mendukung terlaksananya asesmen sumatif akhir tahun sesuai rencana dan agenda terjadwal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal melalui bidang pembinaan Sekolah Dasar mengadakan kegiatan bimtek penyusunan soal Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT). Kegiatan dilakukan pada tanggal 9 s.d. 11 Februari 2026 di gedung PGRI Kabupaten Kendal. Peserta pada kegiatan ini adalah perwakilan pengawas, kepala sekolah, guru kelas, dan guru mata pelajaran di wilayah Kabupaten Kendal.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Ninik Chaeroni, M.Pd. sekaligus menyampaikan, “Asesmen sumatif yang disusun guru disesuaikan dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang telah dipedomani. Penyusunan soal ASAT hendaknya menjadi tolok ukur keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan di kelas.”. Beliau juga menyampaikan bahwa asesmen yang disusun untuk meningkatkan penalaran murid, bukan sekadar menghafal dan mengulang materi.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi mengenai penyusunan kisi-kisi dan soal. Materi yang disampaikan oleh pengawas, Muhammad Fauzan, M.Pd., dan Titus Ari Supriyadi, M.Pd. ini mencakup bagaimana kaidah serta teknik penulisan kisi-kisi dan soal yang akan digunakan sebagai bahan ASAT.

Agenda selanjutnya adalah penyusunan kisi-kisi sesuai pembagian mata pelajaran dan kelas yang telah ditentukan untuk peserta. Pada kegiatan ini juga disampaikan linimasa penyusunan kisi-kisi dan soal ASAT agar dapat sesuai target waktu maupun kualitas. Kisi-kisi yang telah disusun akan dijadikan pedoman penulisan soal.

Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari ini berlanjut sampai pendampingan dan finalisasi soal ASAT. Melalui pendampingan yang terencana, diharapkan soal ASAT yang tersusun dapat sesuai dengan kaidah sekaligus mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis bagi murid. (dak).