SD N 2 Sendangdawung Tanam 200 Bougenville, Wujud Nyata Sekolah Adiwiyata

Dalam semangat menjaga lingkungan dan menguatkan budaya peduli alam, SD N  2 Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, menggelar kegiatan penanaman 200 pohon bougenville pada Jumat, 18 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Sekolah Adiwiyata yang selama ini konsisten dijalankan oleh sekolah.

Sebanyak 200 bibit bougenville dibawa langsung oleh para murid, guru, kepala sekolah, serta warga sekitar, termasuk orang tua murid dan anggota Tim Penggerak PKK Desa Sendangdawung. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antarwarga sekolah dan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol pentingnya peran bersama dalam pelestarian lingkungan sejak dini.

Yang menarik, pot yang digunakan untuk menanam bougenville bukan pot baru, melainkan galon bekas air mineral yang disulap menjadi media tanam. Inisiatif ini menunjukkan kreativitas sekolah dalam mendaur ulang barang bekas, serta memperkuat nilai-nilai berkelanjutan yang menjadi prinsip utama Sekolah Adiwiyata.

Kepala SD N N 2 Sendangdawung, Ibu Khoirul Latifah, S.Pd.SD., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penghijauan sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik.

“Anak-anak membawa sendiri bibit dari rumah, didampingi orang tua. Mereka belajar bahwa merawat tanaman adalah bagian dari merawat kehidupan,” ujar beliau.

Penanaman dilakukan di sepanjang pagar sekolah, taman, dan sudut-sudut halaman sekolah yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh guru dan warga. Bougenville dipilih karena mudah dirawat, berbunga sepanjang tahun, serta memiliki daya tarik visual yang kuat.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari warga, Ibu Retno Istriningsih, anggota PKK sekaligus orang tua murid kelas 5, mengaku terharu melihat antusiasme anak-anak.

“Kami bangga sekolah anak-anak kami punya program seperti ini. Anak-anak jadi semangat ke sekolah karena ikut menanam dan nanti akan merawat tanamannya sendiri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Nanik Handayani yang juga ikut menyumbang pot dari galon bekas.

“Kami merasa dilibatkan dan ini membuat kami merasa sekolah ini milik kita bersama. Harapannya, tanaman ini akan tumbuh subur dan menjadikan sekolah lebih sejuk dan asri,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pembiasaan hidup bersih dan sehat yang terus digalakkan sekolah. SD N 2 Sendangdawung memang dikenal aktif menjalankan kegiatan lingkungan, seperti pengelolaan bank sampah mini, pembiasaan memilah sampah, dan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kegiatan ini tidak hanya mempercantik lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan yang akan tumbuh bersama bougenville-bougenville yang kini mulai menghijau di SD N 2 Sendangdawung.