Rakor Gerakan Sekolah Sehat 2024, Dinas Pendidikan Kendal Ajak Sekolah Ciptakan Lingkungan Sehat

– Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal menggelar Rapat Koordinasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) 2024 pada 19, 21, dan 26 November 2024, yang dihadiri oleh ratusan kepala sekolah dari seluruh SD di Kabupaten Kendal.
Rakor ini bertujuan untuk mengajak sekolah-sekolah di Kabupaten Kendal mengimplementasikan lima pilar utama Gerakan Sekolah Sehat, yang tidak hanya mendukung kesehatan fisik siswa, tetapi juga kesehatan mental dan sosial mereka.
Sebelumnya, komite sekolah dari seluruh kecamatan ke.Kabupaten Kendal juga telah mendapatkan sosialisasi tentang Gerakan Sekolah Sehat ini.
Baca Juga: Latih Berpikir Kritis, SMP muhammadiyah (Tahfidz) Salatiga dan Sekolah Internasional gelar CoC
Drs Ferinando RAD Bonay, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal, menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan siswa.
“Gerakan Sekolah Sehat ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen pendidikan. Kami juga menggandeng komite sekolah untuk mendukung upaya ini,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut, lima pilar utama Gerakan Sekolah Sehat diperkenalkan, yaitu sehat gizi, sehat jasmani, sehat jiwa, sehat lingkungan, dan sehat imunisasi.
Ninik Chaeroni, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), menjelaskan bahwa penerapan kelima pilar ini harus dilakukan secara menyeluruh dengan memanfaatkan potensi yang ada di setiap sekolah.
“Kami mendorong kepala sekolah dan komite untuk memanfaatkan semua aset yang ada di sekolah masing-masing untuk mendukung gerakan ini,” kata Ninik.
Sebagai contoh implementasi, beberapa sekolah di Kabupaten Kendal telah menjalankan berbagai program yang sejalan dengan pilar-pilar Gerakan Sekolah Sehat.
Di SDN 2 Campurejo Boja dan SDN Tanjunganom Rowosari, program pemberian makanan bergizi setiap hari telah diterapkan, sementara di SDN Tanjunganom Rowosari, kegiatan senam pagi rutin diadakan untuk mendukung kesehatan jasmani siswa.
Sulastri, Kepala SDN Tanjunganom Rowosari, menyatakan, “Kami juga mengundang ahli gizi untuk memberikan penyuluhan kepada siswa dan orang tua tentang pentingnya pola makan seimbang.”
Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal juga menyoroti pentingnya kesehatan mental siswa dengan mendorong setiap sekolah untuk memiliki program konseling dan pelatihan pengelolaan stres bagi siswa.
“Kesehatan mental siswa tak kalah pentingnya, sehingga perlu ada upaya sistematis untuk mendukung kesejahteraan psikologis mereka,” tambah Ninik.
Para peserta rakor juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam merencanakan dan mengimplementasikan program-program Gerakan Sekolah Sehat di sekolah masing-masing.
Salah satu kepala sekolah, Normalia dari SDN 2 Kutoharjo Kaliwungu, mengatakan bahwa pihaknya sudah memulai kebiasaan sehat dengan melibatkan siswa dan orang tua.
“Kami sudah mulai membiasakan makan buah dan sayur setiap jam istirahat dan melibatkan orang tua dalam program kesehatan ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Drs Ferinando berharap, melalui sosialisasi ini, seluruh sekolah di Kabupaten Kendal semakin memahami pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.
“Kami ingin Gerakan Sekolah Sehat ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga praktik yang membawa perubahan nyata bagi kesehatan siswa dan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” ujarnya menutup acara.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal optimis bahwa Gerakan Sekolah Sehat ini akan memberikan dampak positif, menciptakan generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.(sas)
Artikel ini juga tayang di https://radarsemarang.jawapos.com/kendal/725367033/rakor-gerakan-sekolah-sehat-2024-dinas-pendidikan-kendal-ajak-sekolah-ciptakan-lingkungan-sehat

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.