DISDIKBUD KABUPATEN KENDAL SELENGGARAKAN BIMTEK SEKOLAH SEHAT JENJANG SEKOLAH DASAR

Kendal –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Sehat jenjang Sekolah Dasar di Grand Wahid Hotel Salatiga tanggal 12-13 Juni 2024 lalu. Acara ini diikuti oleh 220 kepala sekolah dan guru dari berbagai sekolah dasar perwakilan Korwilcambidik setiap kecamatan di Kabupaten Kendal.

Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kepala sekolah dan guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Dalam sambutannya di tempat terpisah, Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, bapak Drs. Ferinando RAD Bonay, menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendukung kesehatan siswa. “Sekolah yang sehat bukan hanya menciptakan lingkungan fisik yang bersih dan aman, tetapi juga mendukung kesejahteraan mental dan sosial siswa,” ujarnya.

Bimtek dibuka oleh Bapak Seketertaris Daerah Kabupaten Kendal, Ir. Sugiono, M.T. yang dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Kami berharap setelah mengikuti Bimtek ini, kepala sekolah dan guru bisa menerapkan ilmu yang didapat di sekolah mereka masing-masing, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih sehat dan kondusif bagi siswa,” katanya diikuti antusiasme yang luar biasa oleh peserta.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten dalam pengembangan sekolah sehat, antara lain Ibu Sulastri, M.Pd kepala SDN Tanjunganom dan Ibu Suparmi, S.Pd. dari SDN 2 Campurejo yang berbagi praktik serta ilmu yang didapatkan dari pelatihan Gerakan Sekolah Sehat yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Tak hanya itu narasumber juga didatangkan dari para widyalaya Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah Ibu Dra. Febri Hartanti Purbaingrum, M.Pd dan Bapak Ahmad Mudlofir, S.Pd, M.T yang menyampikan tentang bagaimana pentingnya mewujudkan sekolah sehat. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek kesehatan sekolah, mulai dari kebersihan lingkungan, gizi, hingga kesehatan mental. Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta disampaikan oleh nara sumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal yaitu Ibu Monika Rizki, S. Km dan Ibu Rum Amaniyah, S.Gz dimana peserta menjadi melek kasus terhadap fanomena, dampak dan tantangan mewujudkan sekolah dan lingkungan yang sehat dan bagaimana upaya-upaya preventif melindungi peserta didik dari isu-isu kesehatan yang terjadi.

Bimtek Sekolah Sehat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Disdikbud Kabupaten Kendal untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di sekolah-sekolah dasar. Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Paud Dikdas Dan Dikmen Nomor: 1725/C.C4/DM.00.02/2024 Tentang Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dihimbau kepada semua kepala satpen pada semua jenjang yang secara kewenangan menjadi tanggung jawab sesuai wilayah binaan masing-masing dalam melaksanaan pembinaan dan pendampingan implementasi GSS dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Pokja Bunda PAUD, Tim Pembina UKS, UPT Kemendikbudristek, mitra (unsur pemerintah maupun non pemerintah), orang tua dan masyarakat. Selain itu, mencakup optimalisasi peran Tim Pembina UKS di tingkat Prov/Kab/Kota dan Kec, serta Tim Pelaksana UKS disatuan pendidikan dalam mendukung pelaksanaan GSS. Untuk mengoptimalisasi peran Tim Pembina UKS dan Tim Pelaksana UKS perlu dilakukan peningkatan kompetensi SDM melalui kegiatan pelatihan, bimtek, atau kegiatan sejenis lainnya. Bagi daerah yang belum terbentuk Tim Pembina UKS perlu dibentuk Tim Pembina UKS dan ditetapkan melalui SK Kepala Daerah. Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, siswa-siswi di Kabupaten Kendal dapat belajar dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Peserta Bimtek juga diajak untuk melakukan berbagai praktik langsung, seperti simulasi penanganan darurat di sekolah, pengelolaan kantin sehat, dan program kebersihan harian. Selain itu, ada sesi diskusi kelompok di mana para peserta bisa berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi di sekolah masing-masing. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar kepala sekolah dan guru, serta membuka peluang untuk kerjasama lebih lanjut dalam menciptakan sekolah yang sehat di Kabupaten Kendal. Peserta bimtek juga diharapkan mampu melaksanakan sosialisasi dan kampanye GSS melalui berbagai bentuk kegiatan, memanfaatkan berbagai momentum yang sesuai, serta melakukan optimalisasi penggunaan berbagai media (digital/online, elektronik maupun cetak. Membangun kemitraan semua pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah maupun non pemerintah, organisasi pemuda dan/atau kemasyarakatan, serta unsur-unsur masyarakat lainnya. Lebih lanjut Kabid Pembinaan SD, Ibu Ninik Chaeroni, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapanya terkait tindak lanjut kegiatan Bimtek. Sekolah sehat diharapkan dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental siswa, yang berdampak positif pada prestasi akademik dan menurunkan tingkat absensi. Lingkungan sekolah yang bersih dan aman mendukung terciptanya suasana belajar yang nyaman dan bebas dari tekanan, sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Selain itu, sekolah sehat juga mendorong partisipasi aktif orang tua dalam berbagai kegiatan kesehatan, mengurangi biaya kesehatan dengan tindakan preventif, dan meningkatkan kesadaran serta edukasi kesehatan di masyarakat sekitar. Dengan demikian, sekolah sehat menjadi fondasi penting bagi pembentukan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. –Bid.SD-

Mungkin Anda juga menyukai