Penulis: Zuni Lestari, S.Pd. (Guru SDN 3 Curugsewu, Patean, Kendal)

Berdasarkan PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 12 ayat 1, pelaksanaan pembelajaran diselenggarakan dalam suasana belajar yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, serta memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.
Pada pembelajaran saat ini, guru harus mampu mengarahkan peserta didik untuk mengalami materi yang diberikan di sekolah sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diingat dalam jangka waktu yang lama.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk pembelajaran ini sesuai dengan konsep MIKiR yang dikenalkan Tanoto Foundation. MIKiR merupakan akronim dari mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi. Pada pembelajaran di kelas IV SDN 3 Curugsewu mapel IPAS tentang kegiatan ekonomi, banyak peserta didik yang masih mengalami kendala dalam membedakan maksud dari produksi, distribusi, dan konsumsi.
Oleh karena itu, guru menerapkan konsep MIKiR dengan jenis kegiatan Market Day. Disini, kegiatan market day adalah kegiatan menjual barang yang telah dibuat oleh peserta didik dengan bimbingan orang tua atau menjual kembali barang yang telah dibeli.

Langkah-langkah dalam kegiatan Market Day ini yaitu guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok membuat rencana apa yang akan dijajakan dalam kegiatan Market Day. Kemudian setiap kelompok membuat makanan yang telah direncanakan di rumah dengan bimbingan orang tua. Dalam kegiatan ini peserta didik mengalami apa yang dinamakan produksi.
Selain peserta didik membuat makanan, ada pula yang membeli makanan ringan seperti permen, wafer, roti dll. di warung sekitar dan kemudian akan dijual kembali dalam kegiatan Market Day. Dalam kegiatan ini peserta didik mengalami apa yang dinamakan kegiatan distribusi. Selanjutnya keesokan hari tibalah kegiatan Market Day on the School, peserta didik tidak lupa mempersiapkan meja, daftar makanan beserta harganya.
Pada saat jam istirahat, peserta didik kelas IV menawarkan barang dagangannya kepada warga sekolah. Kemudian warga sekolah membeli makanan yang dijajakan. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dalam hal ini, peserta didik memahami siapa yang menjadi konsumen dan melatih peserta didik untuk berkomunikasi dengan baik. Dalam kegiatan ini terlihat wajah wajah peserta didik sangat senang. Makanan/barang yang dijajakan setiap kelompok habis dibeli.

Setelah kegiatan selesai, guru mengajak peserta didik berkumpul dan melakukan refleksi. Guru menanyakan kepada peserta didik tentang apa yang telah kita pelajari hari ini? Apa yang sudah kalian pahami? Apa yang belum kalian pahami? Dan apa yang akan kita pelajari esok?

Fani, siswa Kelas IV SDN 3 Curugsewu Kecamatan Patean menjabarkan pendapatnya mengenai kegiatan Market Day sebagai berikut, “Aku lebih suka pembelajaran IPAS dengan kegiatan seperti ini karena tidak hanya menghafal tetapi juga bisa menjadi kreatif bisa membuat puding dan aku mendapat uang laba dari hasil jualan.” katanya dengan senyum lebar. Melalui kegiatan Market Day on the School ini menumbuhkan nilai Pancasila yaitu berkebinekaan global, gotong royong, dan kreatif. Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim, mengembangkan keaktifan peserta didik, kreativitas, dan tanggung jawab.
Berdasarkan PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 12 ayat 1, pelaksanaan pembelajaran diselenggarakan dalam suasana belajar yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, serta memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.