Penulis: Yayuk Widyawati, S.Pd. (SDN 2 Sukorejo, Kec. Sukorejo)

Tujuan kegiatan Kelompok Kerja Guru salah satunya adalah sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru, baik saat berada di dalam maupun di luar kelas. Namun, kegiatan tersebut terkadang sering dianggap oleh sebagian guru termasuk hal yang kurang penting dan membuang waktu saja. Sehingga tidak sedikit kegiatan KKG di setiap Gugus menjadi vakum dan tidak berkembang.
Adanya implementasi kurikulum merdeka yang memberikan inovasi pembelajaran secara beragam untuk dapat dipelajari oleh semua guru tanpa terkecuali, digunakan sebagai salah satu pertimbangan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal bekerjasama dengan Tanoto Foundation untuk mengaktifkan kembali kegiatan KKG di setiap gugus masing-masing sebagai upaya untuk mengembangkan kompetensi guru khususnya dalam implementasi kurikulum merdeka jenjang sekolah dasar.
Bentuk kegiatan tersebut direalisasikan dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) yang dikembangkan dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal melalui gagasan dari Ibu Ninik Chaeroni, S.Pd., M.Pd. yang berkedudukan sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah dasar, bersama dengan Tanoto Foundation.
Kegiatan tersebut disajikan dalam 6 materi pengembangan kompetensi guru yang sangat bermanfaat dan inspiratif. Materi tersebut meliputi (1) Pembelajaran Aktif, (2) Karakteristik Mata Pelajaran, (3) Merumuskan Pertanyaan Pemantik, (4) Asesmen Diagnostik, (5) Pembelajaran Diferensiasi, dan (6) Portofolio. Namun, pihak Disdikbud dan Tanoto Foundation pun juga memberikan keleluasaan kepada setiap Gugus untuk mengembangkan keenam materi tersebut dengan kebutuhan konten pada Gugus masing-masing.
Kegiatan ToT tersebut mau tidak mau membangkingkat semangat para guru khususnya di Korwilcam Biddikcam Sukorejo dalam mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi guru. Salah satunya adalah kegiatan pengimbasan di Gugus Pangeran Antasari pada tanggal 27 Mei 2023 yang mana 76 peserta guru hadir dan menyambut dengan sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan KKG.
Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Sukorejo, Ibu Eni Tri Handini, S.Pd. menuturkan “Kegiatan ToT ini memiliki pengaruh yang besar dalam pengembangan kompetensi guru khususnya di wilayah Korwilcam Biddik Kecamatan Sukorejo. Dengan adanya kegiatan ini mampu menjadi jembatan penghubung, baik untuk KKG Kecamatan maupun KKG Gugus agar kembali aktif belajar dan berdiskusi bersama serta menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran yang kreatif dalam pengembangan kompetensi guru. Para guru dapat meng-update ilmu-ilmu baru secara lebih optimal dan mudah dengan adanya dukungan oleh pengurus KKG masing-masing”

Pengawas Dabin Korwilcam Biddikcam Sukorejo juga memberikan motivasi. “Semangat selalu untuk semua bapak ibu guru di wilayah Korwilcam Biddikcam Sukorejo. Mulailah untuk mengembangkan potensi bapak ibu guru dengan menjalin kolaborasi yang baik dan aktif untuk mencapai Pendidikan yang Merdeka Belajar. Tetap semangat dan terus berkarya!”. tegas beliau.

Tak lupa Ketua KKG Gugus Pangeran Antasari, Bapak Budiyono, S.Pd. juga memberikan semangat kepada kami “Kegiatan ini dapat digunakan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, terutama upaya untuk belajar bersama dalam memahami makna terkait penerapan kerangka dasar kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Karena memang diantara gugus kita, baru satu sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. Sehingga kita sangat perlu berkumpul disini untuk berdiskusi menyamakan persepsi dalam membahas karakteristik kurikulum merdeka yang menjadi PR sekolah kita masing-masing untuk mewujudkan merdeka belajar. Dengan kegiatan ini diharapkan bapak dan ibu guru yang tergabung dalam KKG Kecamatan Sukorejo dapat mengasah kompetensi dan update ilmu-ilmu baru terkait Kurikulum Merdeka. Semangat selalu bapak ibu guru hebat” ujarnya.

Materi: Kerangka Dasar Kurikulum Merdeka
Dalam kegiatan Pengembangan Kompetensi guru di Wilayah Korwilcam Biddik Kecamatan Sukorejo, tidak hanya dilakukan oleh satu gugus saja, melainkan semua gugus juga melaksanakan kegiatan tersebut. Seperti yang telah dilaksanakan oleh Gugus Pangeran Antasari yang dimulai pada hari Sabtu, 27 Mei 2023.
Materi pengembangan kompetensi KKG di Gugus Pangeran Antasari pada pertemuan sesi pertama menyampaikan tentang kerangka dasar kurikulum merdeka meliputi pemaparan garis besar struktur kurikulum, capaian pembelajaran, dan prinsip pembelajaran serta asesmen sebagai bahan referensi awal bagi guru-guru dalam menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka di tahun ajaran baru 2023/2024. Dilanjutkan materi sesi kedua yaitu pukul 13.00 – 15.00 WIB, para guru diajak berkolaborasi untuk memahami konsep pembelajaran aktif yang mendukung kemampuan merdeka belajar anak melalui konsep “MIKIR” yaitu kegiatan untuk memunculkan kemampuan berpikir dan kreatiftas anak melalui proses pembelajaran dengan cara mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi.
Kegiatan pengembangan kompetensi guru harus dilakukan, karena dengan adanya pengembangan kompetensi ini dapat meningkatkan kolaborasi antar guru untuk belajar dan berdiskusi dalam meng-update ilmu dan hal-hal baru seperti yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka dengan lebih mudah dan semangat. Apalagi dengan adanya penjadwalan pertemuan KKG yang terencana dan terstruktur dapat menjadikan para guru untuk sering bertemu dan bersama-sama menyamakan persepsi tentang berbagai pengalaman belajar dan mengajarnya dengan saling membantu dan melengkapi