Penulis: Tri Kunaryati, S.Pd. ( SDN Jenarsari, Kecamatan Gemuh)

Kelompok Kerja Guru (KKG) adalah wadah kerjasama bagi guru-guru dalam satu gugus dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan professional guru. Fungsi utama KKG untuk menampung dan tempat memecahkan masalah bagi guru tentang pelaksanaan pembelajaran setiap hari disekolah.
Baedhowi (2010) lebih menekankan pada pentingnya lembaga sekolah dan tugas guru dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas pada abad pengetahuan. Baedhowi (2010) menyatakan sebagai berikut: Institusi pendidikan formal mengemban tugas penting untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia berkualitas di masa depan. Di lingkungan pendidikan sekolah, guru merupakan tenaga profesional yang melakukan tugas pokok dan fungsi meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik sebagai aset manusia Indonesia masa depan.
Sebagai guru di era global dan serba digital hendaknya memiliki “ability to be a learner (long life learning)” Memiliki kemauan untuk selalu belajar mengikuti perkembangan jaman. Pengembangan profesionalitas dan kompetensi guru dapat dilakukan melalui kegiatan secara bersama-sama dalam satu wadah/organisasi profesi. Dengan kata lain bahwa wadah atau organisasi ini dapat dimanfaatkan oleh masing-masing anggotanya dalam mencapai tujuan. Kurikulum juga berkembang sesuai dengan perkembangan jaman.
Sejak tahun 2022 Kurikulum Merdeka mulai diterapkan disekolah dari jenjang TK sampai SMA. Satuan pendidikan dapat memilih untuk mengimplementasikan kurikulum berdasarkan kesiapan masing-masing.
Untuk mempersiapkan guru-guru yang profesional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal bekerjasama dengan Tanoto Foundation melaksanakan Training of Trainer (ToT) bagi guru-guru dari 20 Kecamatan. Kemudian peserta ToT melakukan kegiatan pengimbasan di masing – masing kecamatan.
Korwilcam Biddik Gemuh menyambut baik kegiatan tersebut dan mendukung sepenuhnya kegiatan Pemberdayaan Gugus. Ada 4 gugus di kecamatan Gemuh, semua aktif melaksanakan kegiatan sesuai Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang sudah dibuat. Gugus Sunan Giri ada 6 sekolah yang terdiri dari 5 Kepala Sekolah dan 36 Guru Kelas yang selalu aktif dan antusias mengikuti kegiatan KKG. Sehingga kegiatan KKG yang dulu sempat vakum tapi sekarang bisa bergerak lagi.

Ada beberapa materi yang disampaikan antara lain (1) Pembelajaran Aktif, (2) Karakteristik Mata Pelajaran, (3) Pertanyaan Pemantik PIT, (4) Asesmen Diagnostik, (5) Pembelajaran Diferensiasi, dan (6) Portofolio. Diharapkan materi tersebut bisa menambah pengetahuan dan memotivasi guru untuk terus berkembang, berinovasi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kompetensi profesional menunjuk pada kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Kompetensi profesional bagi seorang guru adalah kemampuan untuk melaksanakan pendidikan, pengajaran dan pelatihan yang efektif dan efisien, serta mampu memotivasi siswa untuk mengoptimalkan potensinya dalam kerangka pencapaian standar pendidikan yang telah ditetapkan.
Guru memiliki tugas dan peran bukan hanya memberikan informasi-informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, melainkan juga membentuk sikap dan jiwa yang mampu bertahan dalam era global. Tugas guru adalah memberdayakan dan membantu peserta didik agar mampu melakukan adaptasi terhadap berbagai tantangan kehidupan serta desakan yang berkembang dalam dirinya.
Pemberdayaan peserta didik ini meliputi aspek-aspek kepribadian terutama aspek intelektual, sosial, emosional, dan keterampilan. Kegiatan Pemberdayaan Gugus di Kecamatan Gemuh mulai sejak tanggal 14 Maret 2023 bertempat di SD Negeri 1 Gemuhblanten dan sampai sekarang aktif setiap gugus melaksanakan KKG sesuai jadwal yang disepakati. Bapak Korwilcam Biddik Gemuh Akhmad Sya’ban, S.Pd., M.Pd. selalu semangat memberikan motivasi kepada guru-guru agar berperan aktif dalam KKG untuk meningkatkan kompetensi profesional guru.
Pentingnya lembaga sekolah dan tugas guru dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas pada abad pengetahuan.