TIPS CARA GURU MEMOTIVASI MURID

Guru adalah orang yang profesional dalam pekerjaan mengajar, mendidik, membimbing, melatih, dan mengevaluasi peserta didik untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, karakter, serta akhlak mulia, menjadi teladan, dan pendorong kecerdasan serta kreativitas. bahkan bisa diartikan sebagai “orang yang digugu lan ditiru” (dipercaya dan dicontoh) dalam budaya Jawa. 

Motivasi belajar murid amatlah sangat penting bagi pencapaian prestasi belajar murid serta menjadi kewajiban guru untuk meningkatkan motivasi belajar murid. Bagaimana peran yang bisa dilakukan guru untuk memotivasi murid saat KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).

Berikut cara yang bisa dilakukan guru untuk memotivasi murid:

1. Membuat murid  aktif dalam kegiatan belajar mengajar

Guru memberikan materi pelajaran lalu membuat pertanyaan dan muridpun mengerjakan tugas dengan baik dengan tujuan untuk menumbuhkan motivasi murid dalam proses belajar sehingga murid dapat menyelesaikannya dengan tuntas.

Contohnya: setelah guru memberikan materi pelajaran, guru kemudian memberikan pertanyaan dan murid menjawab pertanyaan dengan tuntas.

2. Menciptakan suasana kelas yang kondusif

Agar bisa memotivasi murid saat KBM, suasana kelas juga berpengaruh. Kelas yang kondusif disini  kelas yang aman, nyaman dan selalu mendukung murid untuk bisa belajar dengan suasana yang tenang dan mendukung proses pembelajaran dengan tata ruang yang sesuai dengan standar yang diharapkan.

3. Menciptakan metode belajar yang variatif

Metode pembelajaran yang bervariasi ini bertujuan agar murid tidak bosan dan jenuh dalam proses KBM. Tujuannya agar murid selalu termotivasi dalam kegiatan proses pembelajaran.

Contohnya: Dalam proses belajar murid tidak hanya mengerjakan latihan yang diberikan oleh guru, akan tetapi proses belajar murid didapat melalui diskusi, audio visual, studi kasus (praktek) dan sebagainya dengan tujuan agar murid tidak bosan dan tidak jenuh dalam proses belajar.

4. Meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar

Kepedulian seorang guru dalam proses belajar mengajar merupakan faktor yang sangat penting untuk menumbuhkan motivasi belajar murid. Apabila guru tidak antusias dan tidak semangat dalam proses belajar mengajar maka murid akan tidak termotivasi dalam proses pembelajaran. Untuk itu guru perlu selalu tampil baik, percaya diri dan selalu antusias di depan kelas. Seorang guru menjelaskan kepada murid dengan penuh semangat dan antusias kepada muridnya maka murid pun akan merespon dengan baik dalam pembelajaran dan akan termotivasi dalam proses pembalajaran sehingga daya serap murid menjadi efektif.

5. Memberikan reward

Pemberian reward ini bisa berupa nilai, hadiah, pujian, Pin dan sebagainya agar murid termotivasi akan belajar dan selalu ingin menjadi yang terbaik. Cara  ini dapat menubuhkan motivasi terhadap murid agar selalu berpacu terus.

Contoh pemberian reward bisa dilakukan apabila seorang guru memberikan pertanyaan kepada murid atau pun tugas kepada murid, lalu murid tersebut menyelesaikan dengan baik ataupun kurang tepat maka seorang guru akan memberikan reward berupa acungan jempol atau pujian sehingga murid termotivasi untuk lebih baik lagi.

6. Menciptakan aktifitas yang melibatkan seluruh murid dalam kelas.

Ciptakan aktifitas yang melibatkan murid dengan teman-teman mereka dalam satu kelas. Tujuannya agar satu sama lain akan membagikan pengetahuan, gagasan atau ide dalam penyelesaian tugas individu murid dengan seluruh murid di kelas.

Caranya, saat murid diberikan tugas oleh guru dalam bentuk latihan, kemudian murid tersebut mengungkapkan atau diskusi apa yang mereka kerjakan dan diberi tanggapan oleh teman sekelasnya atau kelompok lainnya dan diawasi oleh guru.

7. Berikan petunjuk pada para murid agar sukses dalam belajar

Jangan biarkan murid berjuang sendiri dalam belajar. Sampaikan pada mereka apa yang perlu dilakukan. Buatlah mereka yakin bahwa mereka bisa sukses dan bagaimana cara mencapainya.

8. Hindari kompetisi antarpribadi

Kompetisi bisa menimbulkan kekhawatiran, yang bisa berdampak buruk bagi proses belajar dan sebagian murid akan cenderung bertindak curang. Kurangi peluang dan kecendrungan untuk membanding-bandingan antara murid satu dengan yang lain dan membuat perpecahan diantara para murid. Ciptakanlah metode mengajar dimana para murid bisa saling bekerja sama.

9. Berikan Masukan

Berikan masukan pada murid dalam mengerjakan tugas mereka. Gunakan kata-kata yang positif dalam memberikan komentar. Para murid akan lebih termotivasi terhadap kata-kata positif dibanding ungkapan negatif. Komentar positif akan membangun kepercayaan diri. Ciptakan situasi dimana Anda percaya bahwa seorang murid bisa maju dan sukses di masa datang.

10. Hargai kesuksesan dan keteladanan

Hindari komentar negatif terhadap kelakuan buruk dan performa rendah yang ditunjukan murid Anda, akan lebih baik bila Anda memberikan apresiasi bagi murid yang menunjukan kelakuan dan kinerja yang baik. Ungkapan positif dan dorongan sukses bagi murid Anda merupakan penggerak yang sangat berpengaruh dan memberikan aspirasi bagi murid yang lain untuk berprestasi.

11. Kenali minat murid

Para murid mungkin berada dalam satu kelas, namun mereka memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Pahamilah murid Anda, bagaimana tanggapan mereka terhadap materi dan apa minat,cita-cita, harapan dan kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran Anda yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar

12. Hindarilah komentar buruk

Gunakanlah komentar yang positif dan perilaku yang baik. Banyak murid yang percaya diri akan performa dan kemampuan mereka. Jangan membuat pernyataan yang negatif kepada para murid di kelas Anda berkaitan dengan prilaku dan kemampuan mereka. Anda harus selektif dalam menggunakan kata-kata dan berbicara dalam kelas. Apabila tidak hati-hati, kepercayaan diri murid  akan jatuh.

Terima Kasih!!!! Tetap sehat, tetap semagat, semoga Lelah kita menjadi Lillah  aaminnn….

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *