Cara Asyik Belajar ASEAN dengan Benderaku Negaraku

Pendidikan IPS sebagai salah satu mata pelajaran yang berfungsi membantu peserta didik dalam mengatasi problematika kehidupan sosial dan bermasyarakat memiliki peran penting untuk membantu peserta didik dalam memiliki keterampilan abad 21 guna mengatasi permasahan-permasalahan yang mereka hadapi. Inovasi dibutuhkan untuk mengembangkan pembelajaran IPS penting  bagi kehidupan peserta didik. Arif (2020:25) mengatakan bahwa selain keterampilan teknologi, peserta didik juga harus menguasai keterampilan pengendalian diri dan tanggung jawab sosial. Keterampilan yang berkaitan dengan aspek sosial adalah kemampuan berfikir kritis. Keterampilan tersebut diperlukan peserta didik untuk beradaptasi dengan situasi baru, fleksibel dan mampu menganalisis informasi yang didapat dengan baik.

Pembelajaran Aktif Dalam IPS

Materi IPS yang cukup banyak dan luas biasanya disampaikan dalam metode ceramah secara klasika, sehingga siswa merasa bosan dan tidak fokus mendengarkan penjelasan guru. Bisa dipastikan hasil belajar rendah dan kurang bermakna bagi siswa. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi guru agar materi pembelajaran IPS bisa menarik, siswa merasa tertantang sehingga aktif dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran ASEAN dengan Melibatkan Siswa

Pada pembelajaran IPS siswa kelas 6 SDN Tambaksari Kecamatan Rowosari kompetensi dasar mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN menerapkan metode pembelajaran “Benderaku Negaraku”. Pembelajaran dimulai dengan mengamati peta ASEAN. Dari kegiatan mengamati peta, siswa menyebutkan batas-batas negara, kondisi geografis dan iklim masing-masing negara. Dilanjutkan dengan pembagian kelompok diskusi,  perwakilan setiap kelompok memilih salah satu negara yang akan dipelajari dan didiskusikan.

Setelah memilih satu negara, setiap kelompok mengumpulkan informasi tentang karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi dan politik negara tersebut kemudian dituliskan pada lembar kerja yang sudah disediakan guru. Setelah mengerjakan lembar kerja semua kelompok membuat bendera dari negara yang dipilih dari kertas asturo berwarna. Untuk kegiatan presentasi setiap kelompok bersiap dengan posisi duduk melingkar saling berhadapan dengan kelompok lainnya. Nama negara dan bendera diletakan di depan meja sebagai nama kelompok. Secara bergantian masing-masing kelompok memresentasikan hasil diskusinya yaitu menjelaskan karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik negara pilihan kelompoknya. Kelompok lainnya memberikan tanggapan. Kegiatan diskusi diakhiri dengan menandatangani perjanjian kerjasama antarnegara secara simbolis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *