Berekayasa Mengolah Sampah Plastik dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Abdul Mukti, S.Pd., M.Pd.*

Abdul Mukti (Guru SMPN 2 Kaliwungu)

SMP N 2 Kaliwungu mengembangkan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dengan mengolah sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat, karena sampah plastik menjadi masalah global sehingga perlu penanganan dalam pengolahan dan pengelolaannya.

Projek pengolahan sampah plastik bertujuan menjadikan siswa mampu menciptakan barang bekas yang berasal dari sampah plastik rumah tangga menjadi benda-benda fungsional sebagai salah satu solusi penanganan sampah anorganik, untuk mengurangi pencemaran tanah, air dan udara. Projek ini mengikuti tiga tahapan yaitu menginspirasi (inspiring), menciptakan (creating) dan mendedikasikan (dedicating).

Kegiatan anak mendaur ulang sampah plastik

Tahap inspirasi dilakukan  guru dan siswa dengan menjalani pengalaman nyata yang berhubungan dengan sampah plastik rumah tangga dengan menggali informasi tentang macam-macam sampah rumah tangga, macam macam sampah plastik dan akibat yang dapat ditimbulkan. Selanjutnya mereka menentukan sampah plastik rumah tangga yang dapat dibuat atau dikreasi menjadi benda-benda fungsional yang menarik dan memiliki harga  jual yang tinggi.

Pada tahapan cipta, guru dan siswa akan belajar bersama membuat benda-benda fungsional dari sampah plastik, mulai dari mendesain bentuk benda yang akan dibuat, merancang alat, bahan dan dana yang akan digunakan, serta membuat benda sesuai desain.

Tahap dedikasi diwujudkan dalam bentuk presentasi produk kreativitas yang berupa benda-benda fungsional dalam bentuk nyata melalui kegiatan selebrasi dan didedikasikan kepada komunitas sekolah. “Kegiatan selebrasi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berani menunjukkan karyanya di khalayak umum, bukan hanya di kelasnya saja”, ujar Supatmi, guru Matematika kelas VII sebagai koordinator projek. Produk yang dihasilkan siswa dalam projek ini diantaranya tas belanja, dompet, taplak meja, tempat alat tulis serta hiasan dinding yang semuanya terbuat dari bekas bungkus plastik.

Pameran produk hasil daur ulang sampah plastik

Melalui projek ini, siswa diharapkan berproses melalui pengalaman belajarnya untuk mencapai dimensi Profil Pelajar Pancasila diantaranya Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia, Gotong Royong, Kreatif, Bernalar Kritis dan Kebhinekaan global dengan sub elemen dan capaian Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.

*)Guru SMPN 2 Kaliwungu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.