Renungan Hardiknas 2020: Pendidikan Mengajarkan Kita untuk Disiplin dan Kreatif (Belajar dari Covid 19)

Kendal – Berdasarkan surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 42518/MPK.A/TU/2020 tanggal 29 April 2020 disebutkan tahun ini tidak ada upacara Bendera Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020. Sesuatu yang luar biasa mungkin bagi insan pendidikan sepanjang sejarahnya, Hardiknas tanpa upacara. Hari ini semua menyerah kepada protokol Covid 19.

Setahun lalu kita melihat paralayang menyambut Hardiknas, kita melihat kehadiran insan pendidikan dalam semarak Hardiknas. Namun hari ini semua work from home, bahkan ceremony from home semua harus disiplin.

Pendidikan mengajarkan kita untuk disiplin

Pendidikan mengajarkan kita untuk disiplin, maka dalam Hardiknas tahun ini kita merenung ulang sudahkah nilai disiplin itu kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Seruan Menteri Agama ibadah dari rumah, seruan pemerintah pembatasan sosial berskala besar (PSBB), seruan untuk menjaga kebersihan menuntut implementasasi karakter disiplin dalam pelakasanaannya.

Belajar dari Covid 19 itu tema besar Hardiknas 2020. Pembelajaran luar biasa dari situasi ini, bagaimana kita dipaksa mengenal pembelajaran daring, kita dipaksa rapat daring, dan kita tidak boleh mudik. Semua membutuhkan kesabaran dalam menjalaninya.

Saat ini adalah situasi perang, sehingga bukan saatnya kita merengek tetapi saatnya kita bertahan untuk memenangkan pertempuran dengan sumber daya yang ada pada kita. Kita harus memenangkan pertempuran ini untuk menyelamatkan peradaban. Apapun yang kita miliki kita pertaruhkan.

Saat Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswanya yang miskin fasilitas tetap melangkah maju tegak bersama mencerdaskan anak bangsa untuk menyiapkan Indonesia Merdeka. Keterbatasan dijawab dengan kreativitas.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal merespon dengan berbagai komunikasi terhadap  insan pendidikan untuk bisa bijak membelajarkan siswa diera pandemi Covid 19. Belajar tanpa tatap muka, belajar penugasan yang menyenangkan, dan juga belajar membuat dokumentasi penilaian daring.

Tidak semua siswa memiliki gawai, tidak semua daerah terjangkau jaringan internet, tidak semua orang tua bisa membeli kuota pulsa jaringan internet. Kerjasama dengan Fasilitator Daerah Tanoto Foundation melalui program PINTAR Berbagi menemukan tempatnya ketika mereka tumbuh kreatifitasnya membangun jaringan belajar jarak jauh.

Terbatas bukan berarti kita kehilangan kreativitas

Terbatas bukan berarti kita kehilangan kreativitas. Saatnya kita tunjukkan kepada dunia bahwa Hardiknas 2020 tanpa upacara adalah saat kita untuk introspeksi diri. Sudahkah kita menjadi guru yang baik?, sudahkan nilai karakter pendidkan itu kita implementasikan?.

Bagi siswa ini menjadi tantangan sendiri bagaimana kita belajar mandiri. Di setiap tekanan akan membuat titik keseimbangan baru.

Selamat hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020. Semoga kesehatan dan keselamatan tercurah pada segenap insan Pendidikan di Kendal.

#KendalCerdas

Penulis: Sutadi, S.Pd., M.Si. (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal)

4 thoughts on “Renungan Hardiknas 2020: Pendidikan Mengajarkan Kita untuk Disiplin dan Kreatif (Belajar dari Covid 19)”

  1. Dengan adanya Covid 19 Peran Pendidikan tdk hanya guru ttp keluarga menjadi lebih aktif dan disiplin dalam membimbing anak belajar.Selamat Hardiknas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *